Home / Nasional / Ketua LAN Kab Bekasi Desak Dinas Kesehatan dan Kepolisian Sidak Apotik Dan Toko Obat Yang Jual Obat Keras Tanpa Resep Dokter

Ketua LAN Kab Bekasi Desak Dinas Kesehatan dan Kepolisian Sidak Apotik Dan Toko Obat Yang Jual Obat Keras Tanpa Resep Dokter

Ketua LAN Kab Bekasi Desak Dinas Kesehatan dan Kepolisian Sidak Apotik Dan Toko Obat Yang Jual Obat Keras Tanpa Resep Dokter

Bekasi,www.metroaktualjabar.com

Sebenarnya sudah sering terdengar tentang mudahnya kalangan milenial mendapatkan obat golongan G ( obat keras ) pil tramadol dan trihexyphenidil (hexymer) tampa resep dokter, yang di jual oleh toko berkedok jual kosmetik, namun ternyata menjual obat keras tersebut.

Edi YP ketua Lembaga Anti Narkotika Kab Bekasi juga mendapat informasi dari media online bahwa penjualan obat keras berkedok toko kosmetik di wilayah Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi tampaknya semakin merajalela.

Seperti di lansir Inapos.com, sejumlah toko kosmetik di Desa Babelan Kota secara terang – terangan menjual pil tramadol dan trihexyphenidil (hexymer) tanpa resep dokter. Padahal, kedua obat tersebut masuk dalam daftar G (obat keras). Apabila digunakan tanpa resep dokter dapat menimbulkan efek seperti narkoba.

Berdasarkan informasi tersebut, Edi YP sudah membuat surat audensi ke Dinas Kesehatan dan Komisi IV DPRD Kab Bekasi agar persoalan tersebut segera di atasi, dengan mengadakan sidak dengan menggandeng pihak berwajib.

” LAN Kab Bekasi mendesak agar pihak yang berkompeten di bidang nya, melakukan sidak, teguran bahkan tindakan tegas bagi oknum toko obat, toko kosmetik bahkan apotik, yang menjual belikan tanpa resep dokter, karena dalam waktu panjang menggunanan obat keras tersebut akan merusak kesehatan dan menimbulkan ketergantungan seperti narkoba,” Ujar Edi YP.

Lanjut, Edi YP menambahkan bahwa perlu diketahui, tramadol dan hexymer merupakan obat dalam daftar G. Peraturan yang mendasari tentang obat daftar G (dalam Bahasa Belanda “Gevaarlijk” yang artinya “berbahaya“) adalah Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 02396/A/SK/VIII/1989 obat daftar G adalah obat keras.

Dan seperti di lansir alodokter.com, Tramadol merupakan obat yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri dari tingkat sedang hingga rasa nyeri yang cukup parah. Obat ini memang bukan termasuk dari obat penghilang nyeri narkotika, akan tetapi karena sifat obat ini yang sangat kompeten dalam mengurangi rasa nyeri dengan skala berat, dan juga dijual dalam harga yg cukup murah, maka banyak orang menyalahgunakan obat ini, dan digunakan sebagai obat yang dapat menimbulkan efek penenang (melayang bahkan halusinasi) seperti golongan obat narkotika pada umumnya.

Sedangkan Trihexyphenidil (Hexymer) adalah obat yang berfungsi untuk mengatasi gejala ekstrapiramidal (kaku, tremor, gerakan tidak normal dan tidak terkendali pada tubuh) seperti pada penyakit Parkinson atau efek samping dari pengobatan yang menggunakan obatantipsikotik. THP (Trihexyphenidil) merupakan obat yang perlu pengawasan dokter karena obat ini termasuk kedalam golongan obat psikotropika, sehingga untuk mendapatkannya memang perlu dengan resep dokter dan dibawah pengawasan dokter.

” Jadi, saya tegaskan kembali, demi keselamatan anak anak Bangsa Inronesia, saya berharap agar semua pihak menunjukan kepeduliannya,” tegas Edi YP lagi. ( red)

About adminMetro2%$

Check Also

Kunjungi Ketua MUI Sulsel, Kapolri : Dukungan Ulama Sangat Penting Guna Menjaga Kamtibmas

Share this on WhatsAppKunjungi Ketua MUI Sulsel, Kapolri : Dukungan Ulama Sangat Penting Guna Menjaga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *